IFSC

IFSC

Selasa, 01 Desember 2015

Anawin 17 (Buriram United)


Anawin 17-Buriram United
Printing Scarves
Made In Thailand

Scarvespedia:
Anawin Jujeen (Thai: อ นาวิน จู จีน, lahir 13 Maret 1987), adalah pemain sepak bola Thailand yang bermain untuk klub Liga Utama Thailand Buriram United. Dia adalah runner-up dari Pepsi World Challenge 2006 dengan Wisuth Bunpeng.



Ia bermain untuk Krung Thai Bank FC di 2008 babak grup Liga Champions AFC. [1] [2]



Karir Klub



Anawin bermain untuk Krung Thai Bank FC sampai klub berubah ke Bangkok Glass FC. Dia adalah seorang starter utama di Bangkok Glass FC, bermain sebagai gelandang menyerang atau gelandang kanan. Pada 2013, ia pindah ke Buriram United FC dengan fee transfer tidak diketahui umum. Biaya transfer diperkirakan sekitar 2,5-5.000.000 bath. Ia biasanya bermain sebagai bek kanan dan kadang-kadang sebagai gelandang kanan di Buriram United.



Anawin bermain di Liga Champions AFC 2013. Dia adalah seorang starter untuk Buriram di Liga Champions AFC 2013 melawan Vegalta Sendai, FC Seoul. Dia datang sebagai pengganti melawan Jiangsu Sainty FC dan menerima kartu merah setelah mendapatkan dua kartu kuning dalam permainan. Setelah maju ke fase knock out Anawin mencetak header melawan Bunyodkor di Buriram. Dia datang sebagai pengganti untuk pertandingan tersisa melawan Bunyodkor dan Esteghlal.



Karir internasional



Pada tanggal 4 Desember 2009, Anawin memulai debutnya untuk Thailand U23 pada 2009 SEA Games di Laos melawan Vietnam U23. Juga Dia mencetak gol pertamanya dan kedua untuk Thailand U23 U23 melawan Timor Leste di Pesta Olahraga Asia Tenggara 2009. Anawin bermain untuk U23 Thailand di Asian Games 2010 di Guangzhou, China, dan mencetak gol melawan Pakistan U23.



Pada tahun 2014 ia dipanggil ke tim nasional oleh Kiatisuk Senamuang untuk bermain di 2015 kualifikasi Piala Asia AFC.
Prestasi
Buriram United

Personal information
Full name Anawin Jujeen
Date of birth March 13, 1987 (age 28)
Place of birth Nakhonsawan, Thailand
Height 1.71 m (5 ft 7 12 in)
Playing position Right back / Right winger
Club information
Current team
Buriram United
Number 17
Youth career
2003-2005 Nakhon Sawan
2006 Bangkok Glass
Senior career*
Years Team Apps (Gls)
2007–2012 Bangkok Glass 108 (41)
2013– Buriram United 81 (8)
National team
2009–2010 Thailand U23 8 (3)
2014– Thailand 1 (0)

sumber:wikipedia.com

Minggu, 29 November 2015

Jacksen F.Tiago (Persebaya)


Jacksen F.Tiago-The Legend of Persebaya
Printing Scarves
Made In Indonesia

Scarvespedia:
Jacksen Ferreira Tiago (dikenal juga dengan Jeksen F Tiago, Jaksen F Tiago) (lahir di Rio de Janeiro, Brasil, 28 Mei 1968; umur 47 tahun) adalah seorang mantan pemain sepak bola dari Brasil yang pernah bermain di serta melatih Persebaya Surabaya. Dia adalah salah seorang striker asing yang paling terkenal dan mempunyai karier sebagai pemain dan pelatih yang sukses di Indonesia. Sebagai penduduk yang lama tinggal di Indonesia, ia fasih berbahasa Indonesia dan Jawa.

Karier bermain

Di musim pertamanya di Liga Indonesia, dia bermain untuk Petrokimia Putra yang berakhir sebagai runner-up Liga Indonesia pertama. Tiago kemudian pindah ke PSM Makassar sebelum menemukan sukses bersama Persebaya Surabaya. Dia adalah pemain terbaik dalam Liga Indonesia pada musim 1996/1997 saat dia membawa Persebaya menjadi juara.
Dua musim di Persebaya, dia lalu pindah ke Singapura untuk membela Geylang United, namun hanya bertahan semusim sebelum kembali ke Persebaya. Pada tahun 2001, dia kembali bermain di Petrokimia dan pada akhir musim tersebut pensiun sebagai pemain. Setelah pensiun, dia berganti menjadi pelatih.
Tiago membawa Persebaya, yang terdegradasi semusim sebelumnya, promosi ke Divisi Utama pada tahun 2003 dan juara pada musim 2004.

Karier kepelatihan

Pada tahun 2008 ia menandatangani kontrak untuk kesepakatan melatih Persipura Jayapura. Selama kepemimpinannya di Persipura Jayapura, ia telah memberikan tiga gelar Liga Super Indonesia di musim 2008-09, 2010-11, dan 2012-2013.
Pada bulan Maret 2013, Asosiasi S

Pemain

Pelatih


Gugun Gondrong (The Jakmania 01)


Scarves Gugun G-The Jakmania 01
Knitted HD scarves
Made In Poland

Scarvespedia:
Muhammad Gunawan Hendromartono yang lebih dikenal sebagai Gugun Gondrong (lahir 30 Januari 1969; umur 46 tahun) adalah pembawa acara televisi dan aktor Indonesia. Penggemar Persija ini dikenal sebagai pembawa acara terkenal pada tahun 1990-an. Ia juga pernah bermain film layar lebar Kamulah Satu-Satunya sebagai pemain pendukung. Dalam film tersebut Gugun memerankan The Jakmania. Hal ini tak berbeda dengan kesehariannya, karena Gugun adalah salah satu pendiri dan pengurus kelompok pendukung (supporter) kesebelasan sepak bola Persija tersebut.[1]
Pada tahun 2004, Gugun memotong pendek rambut gondrongnya yang telah dipanjangkan selama 20 tahun.[2] Gugun menikah dengan Anna Marissa yang lebih muda 16 tahun darinya pada tanggal 23 Desember 2007. Akad nikah mereka lakukan di Pusat Primata Schmutzer, Ragunan.[3]
Pada tanggal 13 September 2008, Gugun dilarikan ke RS Medistra karena tidar sadarkan diri sejak sore hari sebelumnya. Hasil pemeriksaan dokter bedah ahli saraf menyebutkan ada tumor di otak bagian kiri depan, dan penggumpalan atau pembendungan cairan otak yang menekan batang otak.[4] Pada tanggal 17 September, digelar Malam Dana untuk Gugun Gondrong, di Resto Planet Hollywood, Jakarta. Pengumpulan dana amal pada malam itu mencapai hampir Rp 1 Miliar

Sejarah The Jakmania

Ide terbentuknya The Jakmania muncul dari Diza Rasyid Ali, manager Persija saat itu. Ide ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso. Sebagai pembina Persija, memang Sutiyoso sangat menyukai sepak bola. Ia ingin sekali membangkitkan kembali persepak bolaan Jakarta yang telah lama hilang baik itu tim maupun pendukung.
Pada awalnya, anggota The Jakmania hanya sekitar 100 orang, dengan pengurus sebanyak 40 orang. Ketika dibentuk, dipilihlah figur yang dikenal di mata masyarakat, yaitu Gugun Gondrong yang merupakan sosok paling ideal di saat itu. Meski dari kalangan selebritis, Gugun tidak ingin diberlakukan berlebihan. Ia ingin merasa sama dengan yang lain.[butuh rujukan]
Pengurus The Jakmania waktu itu akhirnya membuat lambang sebuah tangan dengan jari berbentuk huruf J. Ide ini berasal dari Edi Supatmo, yang waktu itu menjadi Humas Persija. Hingga sekarang, lambang itu masih dipertahankan dan selalu diperagakan sebagai simbol jati diri Jakmania.
Seiring dengan habisnya masa pengurusan, Gugun digantikan Ir. T. Ferry Indrasjarief yang lebih akrab disapa Bung Ferry. Masa tugas Bung Ferry adalah periode 1999-2001 dan kembali dipercaya untuk memimpin The Jakmania periode 2001-2003, 2003-2005.
Bung Ferry memimpin The Jakmania hingga 3 periode. Di bawah kepemimpinan Bung Ferry yang juga pernah menjadi anggota suporter Commandos Pelita Jaya[butuh rujukan], The Jakmania terus menggeliat. Organisasi The Jakmania ditata dengan matang. Maklum, Bung Ferry memang dibesarkan oleh kegiatan organisasi. Awalnya, sangat sulit mengajak warga Jakarta untuk mau bergabung.
Beruntung, pengurus menemukan momentum jitu. Saat tim nasional Indonesia berlaga jelang Piala Asia, mereka menyebarkan formulir di luar stadion. Dengan makin banyaknya anggota yang mendaftar sekitar 7.200 anggota, dibentuklah Kordinator Wilayah.
Dan sampai pendaftaran terakhir saat ini terdapat lebih dari 70.000 anggota dari 50 Korwil. Setelah diadakan Pemilihan Umum Raya 2005, untuk memilih Ketua Umum yang baru, akhirnya terpilihlah Ketua Umum Baru periode 2005-2007 yaitu Hanandiyo Ismayani atau yang bisa dipanggil dengan Bung Danang.

Sumber: wikipedia.com